Wakalemdiklat Polri dan Wadanjen Akademi TNI Tinjau Kompi A Satlat 3 Elang Latsitardanus 42

LOMBOK TENGAH, NTB - Wakalemdiklat Polri Irjen Pol Drs. Eko Budi Sampurno bersama Wadanjen Akademi TNI Mayjen TNI Kukuh Surya, S.S, M.Tr (Han) meninjau Kompi A Satuan Latihan (Satlat) 3 Elang Latsitarda ke-42 di Lombok Tengah, Provinsi NTB, Senin (23/5). 

Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, MH, dalam keterangannya menyampaikan, kegiatan tersebut dalam rangka meninjau kegiatan para peserta latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitardanus) ke-42 yang berlokasi di Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya, Lombok Tengah. 

"Tiba di lokasi rombongan Waklemdiklat Polri dan Wadanjen Akademi TNI disambut oleh Danlat Latsitarda, Camat Praya, beserta tokoh masyarakat setempat," kata Kapolres. 

AKBP Hery menjelaskan, dalam beberapa hari kedepan Wakalemdiklat Polri bersama Wadanjen Akademi TNI beserta rombongan akan melihat secara langsung kegiatan Latsitardanus ke-42 di wilayah pulau Lombok. 

Dalam kunjungannya di Lombok Tengah, Wakalemdiklat Polri dan Wadanjen Akademi TNI menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Lombok Tengah dan para tokoh masyarakat setempat yang telah menyambut dan menerima kegiatan tersebut dengan baik. 

Sementara itu, Camat Praya menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan Latsitarda yang berlokasi di Kelurahan semayan dan Desa Mertak Tombok, Kecamatan Praya menurutnya sangat bermanfaat bagi warga setempat. 

"Kegiatan ini merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami," ungkap Camat Praya. 

Camat Praya sendiri berharap, dengan adanya kegiatan tersebut dapat berdampak positif bagi Warga, paling tidak memotivasi anak-anak atau generasi muda di wilayah Praya untuk menjadi abdi negara. 

Usai meninjau kegiatan Latsitarda di Lombok Tengah, selanjutnya rombongan melanjutkan peninjauan menuju wilayah Kabupaten Lombok Timur.


          KASI HUMAS

POLRES LOMBOK TENGAH


                   TTD


    SUSAN V SUAL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Polemik Pentaludan Jalan di Bebuak, Timbulkan Bantah Membantah Kasta NTB VS Kabid Bina Marga

Petani Selalu Rugi, Pupuk Mahal dan Langka, Harga Gabah Terjun Bebas!