Sejelek-Jeleknya Pria Lebih Baik Daripada Ganteng Ujungnya Engkau Ditipu
LOMBOK TENGAH, NTB - Sejelek-jeleknya pria lebih baik, daripada ganteng ujung-ujungnya engkau ditipu, uangmu habis dikuras, hartamu habis digadaikan.
Pria inisial HMS asal Masbagik Lombok Timur NTB ini, pada rabu 25/5/2022 diamankan oleh pihak kepolisian karena diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus cinta yang super duper tulus sampai akherat.
Pria sekitar 40-han tahun dengan wajah yang pasaran ini, demi meyakinkan para korbanya, berani hutang uang untuk menjemput para korbanya hingga ke Jakarta saat pulang dari rantaun.
Seperti yang dituturkan oleh seorang korban inisial R yang bermumur 30-han tahun, asal Bagek Nunggal Desa Ubung Kecamatan Jonggat Lombok Tengah NTB ini. Belasan juta uang dan sebuah motor scoopy, diduga diembat oleh terduga pelaku.
Kepada Talenta FM R pada minggu 29/5/2022 menuturkan, kenal dengan terduga pelaku HMS melalui facebook sekitar 3 bulan yang lalu. Darisinilah mala petaka yang menimpanya dimulai.
HMS dengan rayuan-rayuan mautnya, yakni dengan meminta R segera pulang kampung untuk langsung bertemu demi membuktikan rasa cinta yang telah diumbarnya lewat facebook yang berlanjut ke Whatsapp, sementara R sedang merantau di Saudi tahunan lamanya.
"Saya makin yakin, karena saat pulang kampung, dia (pelaku) sampai mau dari Lombok ke Jakarta untuk menjemput saya,"kata R.
Setelah bertemu di Jakarta hingga di Lombok, berbagai macam alasan dan akal pria yang belakangan memang ternyata memang diduga profesional dalam menipu dengan modus cinta ini, mempeloroti uang R hasil di Saudi.
Bahkan saat sudah tiba di Lombok, pria ini-pun kembali melancarkan aksi tipu-tipunya dengan meminjam uang sekitar Rp. 11 juta lebih ke R dengan alasan untuk memgurus surat-surat tanahnya yang akan dijual.
"Dia minjam uang katanya untuk urus surat-surat tanah yang mau dijual dan akan diganti uang saya setelah tanahnya laku dijual,"tutur R.
Setelah dikasi minjam uang tersebut, beberapa hari kemudian pelaku HMS mengajak R ke Lombok Timur dengan alasan untuk melihat tanahnya yang akan dijual dengan menggunakan motor Scoopy milik R.
Namun, sesampai di suatu tempat di Lombok Timur, R ditinggal sejenak oleh HMS dan membawa motor Scoopy milik R entah pergi kemana, namun saat kembali HMS hanya mebawa helm.
"Lama sekali saya ditinggal, balik-baliknya motor tidak ada dan hanya bawa helm. Katanya motornya mogok dan akan dimodif,"imbuh R.
Mereka akhirnya naik taksi ke Bertais dan R diminta pulang oleh HMS dengan taksi ke Ubung. Setelah kejadian itu, HMS hilang tanpa kabar hingga akhirnya peristiwa tersebut di laporkan ke Polsek Jonggat oleh R dan keluarga.
Setelah mendapatkan laporan itu, pihak keposian kemudian mengatur strategi menangkap HMS dengan dipancing langsung oleh R meminta ketemuan karena rindu.
HMS-pun akhirnya ditangkap di dekat salah satu Mall di Mataram oleh pihak kepolisian dari Polsek Jonggat setelah berkoordinasi dengan Polsek Mataram.
Sementara itu, Kapolsek Jonggat, Iptu.Bambang Sutrisno saat dikonfirmasi kepudah.com via WA-nya, belum memberikan jawaban.

Komentar
Posting Komentar